Jembatan Kelapa Salujambu: Penghubung Vital Lamasi–Pombakka Kondisi Mengkhawatirkan, Akses Terancam Putus
CLS NEWS.id — LUWU UTARA – Kondisi Jembatan Kelapa yang berada di wilayah Salujambu, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, penghubung utama menuju Desa Pombakka, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara, kini sangat memprihatinkan dan dikhawatirkan sewaktu-waktu tidak bisa dilalui lagi. Jembatan ini menjadi jalur darat satu-satunya yang mempersingkat perjalanan antar dua wilayah yang berbatasan langsung tersebut.
Berdasarkan pantauan tim redaksi, Rabu (20/5/2026), struktur jembatan yang sebagian besar masih berupa konstruksi kayu dan penyangga tua terlihat sudah lapuk, miring ke satu sisi, dan banyak bagian yang rusak atau hilang. Lantai jalan sudah tidak rata, banyak papan yang copot, dan bagian pinggir jembatan sudah tidak ada pembatasnya. Saat kendaraan melintas, terlihat bangunan jembatan berguncang hebat, menimbulkan ketakutan bagi pengendara maupun pejalan kaki.
Jembatan ini sangat strategis karena menghubungkan pusat kegiatan warga di Lamasi dengan Desa Pombakka yang merupakan wilayah terpencil dan berbatasan langsung. Selama ini, warga Desa Pombakka sangat bergantung pada jembatan ini untuk keperluan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan keperluan sehari-hari. Jika jembatan ini putus atau rusak total, warga harus memutar jalan sejauh lebih dari 100 kilometer, atau terpaksa menggunakan perahu sungai yang berisiko saat air sedang pasang atau banjir.
Warga sekitar dan pengguna jalan berulang kali menyampaikan keluhan, namun hingga saat ini belum ada perbaikan menyeluruh atau pembangunan jembatan pengganti. Mereka berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Daerah segera turun tangan, mengingat jembatan ini berada di jalur perbatasan dua kabupaten dan merupakan aset penting yang menjadi tanggung jawab bersama.
“Kami sangat berharap ada perhatian serius. Kalau jembatan ini roboh, kami yang paling menderita karena terisolasi dan Ekonomi kami pasti lumpuh total,” ungkap salah satu warga yang setiap hari melintas.
Hingga berita ini diturunkan, jembatan masih bisa dilalui namun dengan risiko tinggi. Warga mengimbau pengguna jalan berhati-hati dan berharap perbaikan segera direalisasikan demi keselamatan dan kelancaran akses antarwilayah.
(Tim Redaksi CLS NEWS.id : HamzaH)














