CLS NEWS.Co.Id — Lembang Lembang — LUWU UTARA — Tak ingin wilayah dan masyarakatnya terus terendam banjir, Arwis Ansar, kepala desa Lembang-Lembang mengajak masyarakat dan pemerintah Desa tetangganya bekerjasama mencari solusi terbaik mengatasi banjir akibat luapan air sungai Rongkong.
Dalam postingan yang diunggahnya Rabu, 8/6/2022, Arwis Ansar bersama sejumlah warga dan aparat pemerintah Desa tetangganya tampak memantau kondisi aliran sungai yang disebutnya sebagai salah satu sumber air yang selama ini telah menenggelamkan wilayahnya, beserta beberapa desa tetangganya.
Dalam sejumlah foto yang diunggahnya, Arwis Ansar bahkan memasang hastag “Ayo Bergotong Royong”.
Dihubungi via telepon selulernya, Arwis Ansar menjelaskan jika foto kegiatannya yang dibarengi hastag “Ayo Bergotong Royong” tersebut sengaja diunggahnya untuk menumbuhkan rasa simpati dan empati dari semua kalangan, khususnya Bupati Luwu Utara dan jajarannya, hingga pemerintah Desa tetangganya serta masyarakat yang sampai saat ini telah merasakan dampak banjir yang telah merendam daerah ini selama bertahun-tahun.
“Semoga melalui gotong royong yang kami gagas ini bisa memberikan solusi untuk mengatasi bencana banjir yang menjadi momok menakutkan yang terus melanda daerah kami selama berpuluh tahun,” terang Arwis Ansar berharap.
Kepada awak media ini, Arwis Ansar mengaku telah menghubungi dan mengajak masyarakat hingga pejabat Desa tetangganya untuk duduk bersama membicarakan langkah paling efektif dan ideal untuk dilakukan dalam mengatasi persoalan banjir yang telah merendam sejumlah daerah di sepanjang aliran sungai Rongkong tersebut.
“Setidaknya ada langkah konkrit yang kita lakukan sebagai aparat pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat untuk memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat kita,” sambungnya.
Dirinya yakin, jika seluruh masyarakat dan aparat pemerintah Desa, khususnya yang dilalui aliran sungai Rongkong, bergotong royong melakukan upaya penanggulangan, dalam waktu yang tidak lama, masalah banjir yang terus melanda daerah ini akan terselesaikan.
Lebih lanjut Arwis Ansar menjelaskan, seluruh wilayah yang dilalui aliran sungai Rongkong adalah penduduk lokal yang telah memahami kondisi dan karakter sungai Rongkong itu sendiri, sehingga sangat memungkinkan untuk bisa menyelesaikan persoalan banjir tersebut.
“Saat ini kembali kepada kita semua. Jika semua masyarakat, khususnya pemerintah Desa yang saat ini merasakan langsung dampak banjir ini ingin bekerjasama, masalah banjir ini akan cepat teratasi,” lanjutnya meyakinkan.
Selain memaksimalkan pengalokasian anggaran yang dikelola Desa untuk penanggulangan banjir ini, upaya lain seperti membangun komunikasi dengan sejumlah pejabat terkait harus terus gencar dilakukan, terang Arwis.
Olehnya itu, melalui postingan sejumlah foto yang diunggahnya Rabu, 8/6/2022 melalui akun Facebook pribadinya #Faris Anggara, kepala desa yang baru terpilih beberapa waktu lalu itu memasang hastag “Ayo Bergotong Royong”, dengan harapan bisa menggugah simpati dan empati seluruh unsur terkait, yang pada akhirnya membangkitkan semangat gotong royong. Imbuhnya. (HS).










