CIRI KEPALA DESA YANG HAUS KEKUASAAN: DARI PELAYANAN MENJADI DOMINASI

CLS NEWS.id — LUWU UTARA — Ciri paling mendasar dari pemimpin desa yang haus kekuasaan adalah pergeseran orientasi jabatan β€” yang semula berfungsi sebagai sarana pelayanan masyarakat, berubah menjadi candu untuk terus berkuasa secara dominatif dan sentralistik.

Berikut ciri-ciri nyata yang perlu diwaspadai:

1. πŸ• Ingin Memperpanjang Masa Jabatan Secara Berlebihan

– Menuntut masa jabatan yang terlalu lama, bahkan berwacana seumur hidup
​
– Menolak pembatasan masa jabatan dan mengabaikan prinsip regenerasi yang sehat dalam demokrasi

2. πŸ‘¨β€πŸ‘©β€πŸ‘§β€πŸ‘¦ Nepotisme di Lingkungan Pemerintahan Desa

– Mengisi posisi perangkat desa, sekretaris desa, hingga pengurus lembaga desa dengan keluarga dan kerabat dekat
​
– Membentuk lingkaran kekuasaan tertutup yang hanya dikuasai kelompok pendukungnya saja

3. πŸ’° Memonopoli Keuangan dan Proyek Desa

– Menguasai seluruh alur anggaran dan aset desa tanpa transparansi
​
– Menyerahkan pengadaan barang, jasa, dan proyek desa kepada orang-orang terdekat

4. 🀐 Anti-Kritik dan Membungkam Suara Warga

– Bersikap defensif ketika ditanya soal transparansi anggaran dan program kerja
​
– Menyingkirkan warga atau perangkat desa yang vokal dan kritis dalam musyawarah desa

5. ⚠️ Menyalahgunakan Wewenang dan Melemahkan Fungsi Kontrol

– Menggunakan kekuasaan untuk menekan kelompok tertentu atau mengarahkan dukungan politik
​
– Melemahkan fungsi pengawasan BPD agar kinerjanya tidak dievaluasi

Intinya: Kekuasaan yang seharusnya dijalankan sebagai amanah untuk melayani rakyat, justru dipertahankan demi kepentingan pribadi dan kelompok.

πŸ—£οΈ BAGAIMANA TANGGAPAN WARGA DESA ?

Ciri-ciri di atas menjadi cermin penting bagi seluruh masyarakat dan desa-desa lainnya yang ikut pemilihan serentak di 25 November 2026. Kewaspadaan bersama, partisipasi aktif dalam musyawarah desa, dan pengawasan warga adalah kunci agar kekuasaan tetap berada di jalurnya β€” yaitu melayani, bukan dikuasai.
(Tim Redaksi CLS NEWS.id/HS)