Ketua TP PKK Lutra & Polsek Bone-Bone Edukasi Siswa SMPN 1 Bone-Bone: Cegah Kekerasan, Perkawinan Anak, dan Bahaya Narkoba

CLS NEWS.id — LUWU UTARA — Upaya melindungi generasi muda dari berbagai ancaman bahaya terus digencarkan. Senin (05/10/2026), bertempat di UPT SMPN 1 Bone-Bone, Kelurahan Bone-Bone, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara, digelar kegiatan sosialisasi penting bertema Pencegahan Kekerasan Termasuk Kekerasan Seksual, Stop Perkawinan Anak, serta Pencegahan Narkoba.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 08.30 hingga 11.00 Wita ini berjalan tertib, aman, dan penuh semangat, dihadiri puluhan siswa-siswi beserta para guru di lingkungan sekolah tersebut.

Hadir memimpin kegiatan ini, Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Utara, Ny. Ir. Misnawati Andi Abdullah Rahim, S.T., M.T.; Camat Bone-Bone, Verawaty Suhady, S.Sos., M.M.; serta mewakili Kapolsek Bone-Bone, Aiptu Joko Isdiyanto. Turut hadir para Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Bone-Bone, jajaran tenaga pendidik, dan seluruh peserta didik UPT SMPN 1 Bone-Bone.

Acara dimulai dengan penyambutan, dihiasi penampilan memukau Tari Padduppa yang dibawakan para siswa-siswi, dilanjutkan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, serta pembacaan doa. Kepala UPT SMPN 1 Bone-Bone, Anwar Sadat, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyambut baik kegiatan ini sebagai langkah strategis memperkuat perlindungan di lingkungan pendidikan.

Pada sesi inti, Ny. Ir. Misnawati Andi Abdullah Rahim menyampaikan materi mendalam tentang pencegahan berbagai bentuk kekerasan—termasuk kekerasan seksual—serta bahaya perkawinan pada usia dini. Ia menekankan pentingnya menjaga martabat, melindungi hak tumbuh kembang anak, dan membangun kesadaran bersama agar setiap anak bisa menuntut ilmu dengan tenang dan bermasa depan cerah.

Sementara itu, Aiptu Joko Isdiyanto yang bertindak sebagai Panit Urmin Unit Reskrim Polsek Bone-Bone menguraikan secara rinci bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba, dampak buruk yang ditimbulkan, serta langkah pencegahan yang bisa dilakukan sejak dini. Kehadiran pihak kepolisian menegaskan komitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkotika.

Kegiatan ini diakhiri sekitar pukul 11.00 Wita dengan suasana yang penuh harapan. Diharapkan, pemahaman yang diperoleh tidak hanya menjadi pengetahuan semata, tetapi terwujud dalam sikap dan tindakan nyata para siswa, guru, maupun masyarakat luas, demi terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan melindungi sepenuhnya anak-anak serta generasi penerus di Kabupaten Luwu Utara.

(CLS NEWS.id — HamzaH)