CLS NEWS.id — LUWU UTARA – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara kembali menghadirkan kemudahan dan dukungan nyata bagi para pelaku usaha kelautan dan perikanan. Bertempat di PPTS Kios Haifa, Desa Tamuku, Kecamatan Bone-Bone, Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 09.00 WITA, telah dilaksanakan kegiatan Launching Penebusan Pupuk Bersubsidi Sektor Perikanan Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, S.T., dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi daerah serta pemangku kepentingan, antara lain Kepala Dinas Perikanan Ahmad S. PT, Anggota DPRD Kabupaten Luwu Utara Andi Mappa Lantara dan Jamal, S.H., Camat Bone-Bone Verawaty Suhady, Kapolsek Bone-Bone AKP Muhajir S. PD, perwakilan Danramil Bone-Bone Serka Daniel, serta perwakilan dari PT Pupuk Indonesia Persero Makassar Akmal Husein.
Turut hadir pula para Kepala Desa se-wilayah Bone-Bone (Desa Tamuku, Desa Sadar, Desa Batang Tongka, Desa Pongko), para penyuluh perikanan, distributor pupuk, serta para pembudidaya ikan dan masyarakat setempat.
Dalam rangkaian acara yang berjalan lancar dan aman ini, tersaji sejumlah agenda penting mulai dari laporan dinas teknis, sambutan resmi, hingga prosesi simbolis penyerahan pupuk bersubsidi sekaligus sosialisasi mekanisme penebusan melalui sistem E-RPSP.
Alokasi 10.905 Ton Pupuk Sebar ke Enam Kecamatan
Pada kesempatan tersebut, pemerintah merilis rincian alokasi pupuk bersubsidi yang akan didistribusikan ke enam kecamatan di wilayah Luwu Utara dengan total keseluruhan mencapai 10.905 ton, yang meliputi jenis Urea, SP36, dan Pupuk Organik. Berikut rinciannya:
– Kecamatan Tanalili: 2.334,56 Ton (Urea: 1.056,56 | SP36: 1.160 | Organik: 118)
– Kecamatan Bone-Bone: 3.982,34 Ton (Urea: 1.037,34 | SP36: 1.000 | Organik: 1.945)
– Kecamatan Malangke Barat: 2.194,50 Ton (Urea: 833,52 | SP36: 716 | Organik: 645)
– Kecamatan Sukamaju: 83,6 Ton (Urea: 21,6 | SP36: 20 | Organik: 42)
– Kecamatan Mappadeceng: 1.085 Ton (Urea: 88 | SP36: 225 | Organik: 772)
– Kecamatan Malangke: 1.225 Ton (Urea: 500 | SP36: 600 | Organik: 125)
Program ini merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang bertujuan meningkatkan produktivitas budidaya, menyejahterakan pembudidaya ikan, serta memperkuat ekonomi masyarakat pesisir melalui penyaluran bantuan yang tepat sasaran dan terkontrol.
Bupati Andi Abdullah Rahim dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan penyaluran pupuk ini berjalan lancar, tepat waktu, dan sampai ke tangan pembudidaya yang berhak. Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan bersama agar subsidi ini benar-benar memberi dampak positif bagi hasil panen warga.
Kegiatan yang berakhir sekitar pukul 11.30 WITA ini ditutup dengan harapan agar keberadaan pupuk bersubsidi mampu mendongkrak hasil produksi perikanan dan menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat di Kabupaten Luwu Utara.
(Tim Redaksi CLS NEWS.id/HamzaH)






