


CLS NEWS.id — LUWU UTARA — Semangat persaudaraan kembali menyelimuti perbatasan Desa Munte dan Desa Karondang, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara. Pada Kamis, 24 September 2026 pukul 10.30 WITA, digelar silaturahmi sekaligus makan bersama warga kedua desa sebagai wujud penyempurnaan nota kesepahaman pasca-konflik yang sempat terjadi.
Kegiatan penuh makna ini dihadiri unsur pimpinan daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, agama, pemuda, perempuan, serta ratusan warga dari kedua desa. Hadir di antaranya:
– Anggota DPRD Kabupaten Luwu Utara, Suaeb Saing Latif dan Heriansa Efendi
– Camat Tanalili, Syamsurya, S.Pd.
– Kapolsek Bone-Bone, AKP Muhajir, S.Pd., M.M.
– Danramil Bone-Bone, Lettu Inf. Juslin
– Danposal TNI-AL Munte, Lettu Laut (T) Muhammad Hamka
– Kepala Desa Karondang, Jumhari, A.Md.
– Kepala Desa Munte, Akbar
– Serta tokoh-tokoh dan warga kedua desa yang berjumlah sekitar 200 orang.
Dalam sambutannya, Kapolsek Bone-Bone menyampaikan apresiasi sekaligus harapan yang mendalam. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Wakapolres Luwu Utara yang berhalangan hadir.
“Terima kasih kepada seluruh pemuda yang telah hadir. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti keseriusan kita bersama untuk mengakhiri pertikaian antar-desa. Mari kita jaga kedamaian ini sungguh-sungguh, bukan hanya hari ini, tetapi setiap hari ke depan,” ujar AKP Muhajir.
Puncak kegiatan menjadi bukti nyata tekad berdamai: warga kedua desa secara sukarela menyerahkan senjata rakitan kepada pihak kepolisian. Penyerahan ini menunjukkan komitmen menjaga keamanan dan mencegah terulangnya konflik:
✅ Desa Karondang: 27 pucuk senjata rakitan jenis Paporo + 2 pucuk senapan angin
✅ Desa Munte: 28 pucuk senjata rakitan jenis Paporo + 1 pucuk senapan angin
Selain itu, disepakati pula pernyataan jaminan diri, jaminan anggota keluarga/kerabat, kepatuhan terhadap hukum, larangan melakukan provokasi maupun penutupan jalan, serta komitmen menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur hukum yang berlaku.
Kegiatan ditutup dengan doa, foto bersama, serta saling bersalaman antarwarga. Acara berakhir pukul 12.30 WITA dalam keadaan aman, lancar, dan penuh kehangatan.
Perdamaian ini menjadi dasar kuat terjaganya keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. Pemantauan berkelanjutan tetap dilakukan agar kesepakatan ini terus dipatuhi dan kedamaian antarwarga Desa Munte dan Desa Karondang senantiasa terjaga.
(Tim Redaksi CLS NEWS.id/HS)






