Penomena Tunjangan Sertifikasi Guru di Kabupaten Luwu Utara kian menjadi polemik bagi guru guru Ada Apa ya?…..

Setelah Berkumpul di lahan parkiran para guru yang berkisar 70 orang berjalan kaki menuju Dinas Keuangan Kabupaten Luwu Utara , maksud untuk menemui Kadis Keuangan yaitu , Pak Baharuddin , namun para guru guru kecewa sebab pak Kadis tidak ada ditempat
Menurut Agusman yang kami wawancarai di lokasi mengatakan Kedatangan Kami menuntut hak kami sepenuhnya , sebagai acuan kami menagih janji pak kaban , karena sudah ada hitam di atas putih bahwa pembayaran TPG tidak akan menyebrang ke Tahun 2025.

Dengan Ramainya Guru Guru berkunjung ke Dinas Keuangan , Ketua PGRI Jamiluddin Berusaha Membujuk Para Guru yang akhirnya dikumpulkan di Aula Dinas Pendidikan , agar mendengarkan arahan dari Kadis, Sekdis, kabid GTK dan Kabid SMP .

Saat para guru berkumpul di aula dinas pendidikan dan dapat arahan dari kadis , dari banyaknya keluh kesah para guru hingga mereka sepakat dan bersih keras agar pembayara TPG harus terbayarkan dan tidak akan nyebrang Tahun , Setelah diskusi panjang lebar akhirnya Para guru sepakat menunggu kedatangan pak Kaban .
Kurang Lebih satu jam akhirnya yang ditunggu telah datang , dan menemui para perwakilan guru guru se luwu utara di Aula Dinas Pendidikan ,

Menurut Abdul Rahim Salah satu Perwakilan Guru Dari Kecamatan Mappadeceng, setelah kami beberapa orang perwakilan mempertanyakan tentang kejelasan hak kami terbayar sepertinya tidak ada titik temu , dan sesuai kesepakatan kami akan lakukan rapat internal untuk merencanakan aksi besar besar , Tutup Abdul Rahim(**)






